Need help..!?

Need help..!? Buya Dive Radio Broadcasting Specialist Management ☑ Training ☑ Consultant ☑ Jl. Timo Terusan No. 9g Komp. PLN Duren Tiga Jaksel • Hotline • 081295904566 • 02193660030 • BB Pin 23AB0173 •

Kamis, 22 Agustus 2013

SETELAH KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN


SETELAH KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN
{ Short Adlibs Radio Konsultan }
RK, 22 Agustus 2013



 


Bismillaahirrohmaanirrohiim;


Sahabat Radio Konsultan...

Setelah kesulitan akan datang kemudahan.
Bersama kesabaran akan ada kemenangan.
Setelah malam akan muncul fajar.
Setelah kesempitan akan ada kelapangan.

Kabarkanlah datangnya kekayaan kepada orang-orang fakir.
Gembirakan orang-orang sakit dengan kesembuhan.
Beritakan kedatangan orang yang sudah lama tak muncul.
Perintahkan kepada orang-orang yang kelelahan untuk istirahat, dan kabarkan orang-orang yang dipenjara dengan pembebasan.

Setiap penyakit ada obatnya.
Setiap persoalan ada jalan keluarnya.
Hikmah Allah pasti berlaku, dan kekuasaan-Nya pasti terjadi.
Maka janganlah Anda terlalu khawatir.

Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan.
Maka janganlah Anda putus asa, 

"karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan.." (Qs. Alam Nasyrah 5).
Ketahuilah, bukan hanya satu kemudahan, tetapi adalah dua kemudahan.

Wallahu tabaroka wa ta'ala a'lam.



L♥ve and respect;
Success is Syari'at Islam, not the other!
Buya Dive Crew
Feel Free To Like ✔ Tag ✔ Share ✔

Rabu, 21 Agustus 2013

SYARAT BELAJAR ILMU RADIO BROADCASTING

SYARAT BELAJAR ILMU RADIO BROADCASTING
Bersama : Buya Dive dRadioman
Markas M.B.D., 21 Agustus 2013.




Sebelum melakukan pembelajaran dan pelatihan ilmu Radio Broadcasting dan Public Speaking, Buya Dive dRadioman selalu mengsyaratkan kepatuhan peserta terhadap (5) pilar prinsip, sebagai berikut :

{1}. (M.e.n).t.a.l.i.t.a.s. (keimanan) yang 'teruji',
{2}. K.e.(c.i.n).t.a.a.n. terhadap pilihan profesi (lillahi ta'ala),
{3}. T.o.(t.a).l.i.t.a.s. (kesungguhan & tanggung jawab),
{4}. P.e.m.(b.e.l.a.j.a.r).a.n. (prinsip i.q.r.a.),
{5}. (B.e.r.b.a.g.i). (sadaqah & jangan pelit sama ilmu).


Sepertinya tampak mudah lagi biasa-bisas saja !? Namun sungguh pada kenyataannya tidak demikian, sebab jika salah satunya saja dilalaikan / ditiadakan, maka kendala demi kendala akan datang bermunculan.

Mentalitas adalah masalah serius pertama di dunia ini. Banyak orang menghalalkan segala cara demi tujuannya. Padahal cara itu hanya 2, yakni; cara Haqq atau cara Bathil. mereka pun sama-sama punya risiko, yakni; berhasil atau gagal..!!

Cara b.a.t.h.i.l. mungkin berhasil, mungkin juga gagal ! Tetapi hanya keberhasilan di dunia, sedangkan akhirat !? Begitu juga cara h.a.q.q., bisa berhasil bisa juga gagal, akan tetapi keberhasilan abadi (akhirat) ada bersamanya.

Apabila nafsu tanpa pengetahuan dijadikan mentalitas, anda akan sulit menentukan kecintaan yang sebenarnya. Sebab banyak hal yang (mungkin) akan tampak indah, sedangkan 'keterbatasan' merupakan keniscayaan dirinya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman; "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan mendapat siksa yang menghinakannya dan lagi ditimpa oleh adzab yang kekal." (Qs. az-Zumar {39}:39-40).

Akhirnya mereka pun 'jumud' (diam) tak bergerak, berada pada jalur 'inter section' dan serba tanggung, sehingga diri senantiasa dalam keraguan serta kecewa. Maka pilihlah 'kecintaan' pada kesenangan diri yang haqq !

Jika anda telah mantap dengan 2 pilar utama tersebut, insyaAllah t.o.t.a.l.i.t.a.s. menjadi keniscayaan dalam diri. Sebab ia telah di tempatkan pada ketentuan ridha Allah serta melangkah pada kecintaan yang paling disenangi. Sungguh 'tak pernah ada' orang yang serba tanggung ketika mereka mengerjakan sesuatu yang dicintainya. Jangankan itu mendapat 'rewards', membayar pun mau ! Silakan anda rasakan betapa nikmatnya yang demikian itu.

Bisa jadi 3 pilar ini akan menempatkan seseorang jadi profesional untuk suatu bidang, tapi jangan lupa bahwa persaingan 'pasti' bertambah ! Sehingga prestasimu kemarin dikalahkan oleh orang lain yang akan menggeser 'singgasana' kegemilanganmu !? Sungguh pasti benar firman Allah kepada Rasulullah yang menyebutkan 'iqra' sebagai perintah pertama-nya. Mengapa prinsip ini diperintahkan oleh Allah pertama kali, tapi banyak di ingkari lantas "jadi katak dalam tempurung" !?

Tatkala ilmu dan pengalaman berkumpul dalam suatu ruang, bukan mustahil "ruangan" itu akan menjadi penuh sesak !? Sehingga apabila ia di tambah dengan lebih banyak lagi bisa jadi penambahan itu tidak tertampung dan terbuang !

Itu pula sebabnya mengapa kita diperintah untuk sadaqah, dan jangan pernah 'bakhil' terhadap suatu ilmu dan atau beragam bentuk t.i.t.i.p.a.n. Allah ta'ala lainnya, sehingga ia seharusnya menjadi baraqah serta bermanfaat ! Bukankah Allah ta'ala akan menambah nikmat jika hamba-Nya senantiasa bersyukur !?

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman; "Katakanlah: "bekerjalah kamu, maka Allah & Rasul-Nya, serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu. Kamu akan dikembalikan kepada Allah, yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." (Qs. at-Taubah {9}:105).

Buya Dive dRadioman pada akhir presentasi tersebut, menutupnya bersama sebuah prinsip dari Allah & Rasul-Nya, dimana allah subhanahu wa ta'ala berfirman; "Sesungguhnya kami menurunkan kepadamu al-Qur'an untuk manusia dengan membawa kebenaran; Siapa yang mendapat petunjuk maka untuk dirinya sendiri, siapa yang sesat maka ia sesat bagi kerugian dirinya sendiri. Kamu bukan orang yang bertanggungjawab terhadap mereka." (Qs. az-Zumar {39}:41).

Shadaqallahul'adziim... Sungguh p.a.s.t.i. benar Allah dengan segala firman dan ketentuan-Nya.



Love and Respect,
Success is Syari'at Islam, not the other !
Jeanny Dive

Need Help...!?

Buy@dIVe™ RAD♪O Broadc♫sting Speci♫list
Management ☑ Training ☑ Consultant ☑
Hotline : 081295904566 • 02193660030 • BB Pin 23AB0173 •

NOTE :

# DEBILITAS SIARAN RADIO DI INDONESIA



# SERI BUYA DIVE DEMO RADIO PROGRAM 

https://soundcloud.com/jeanny-dive/sets/seri-buya-dive-radio-demo



RADIO PRODUCTION..!! Need Help..!?




Need Help...!?

Buy@dIVe™ RAD♪O Broadc♫sting Speci♫list
Management ☑ Training ☑ Consultant ☑
Jl. Timo Terusan No. 9g Komp. PLN Duren Tiga Jaksel •
Hotline • 081295904566 • 02193660030 • BB Pin 23AB0173 •








Jika dikatakan bahwa (salah satu) pengudaraan siaran STARA anda adalah SPECIAL PROGRAM (SP), maka sistem dan pengelolaannya jangan sama donk dengan DAILY PROGRAM (DP). Yakinlah bahwa peranan PRODUKSI (disana), merupakan p.e.m.b.e.d.a. antara (SP) dengan (DP) ^.^

BUYA DIVE - Promo Jasa Jingle, Tune, and Bridging (2:42)


Bagi STARA yang benar-benar PROFESIONAL, maka m.e.n.g.e.l.o.l.a. PRODUKSI untuk setiap (SP) secara exclusive dan serius, merupakan KENISCAYAAN yang h.a.r.u.s. mereka optimalkan. Sebab, bukankah teknologi dan peralatan Radio Broadcasting masa kini sudah sedemikian canggih..!?

Maaf, malu-maluin donk jika pengelolaan Program—Produksi—dan Siaran anda, ternyata masih sama dengan karya nenek moyang kita dulu… ^.^ Apalagi sampai lebih 'menyedihkan' dibandingkan mereka..!? #_@

What is a Radio Production..!? :) Here some demo's for you. enjoy it...

01. Sakrotul Maut Seorang Sahabat Dipangkuanku
02. Magic Production by Buya Dive dRadioman
03. Cinta Kamu Ngawur (Bagian Pertama)
04. Cinta Kamu Ngawur (Bagian Kedua)
05. Buya Dive Your Radio Broadcasting Specialist
06. Seri Renungan Untuk Mendirikan Sholat



L♥ve and respect;
Buy@dIVe~ dRadioman
Feel Free To Like ✔ Tag ✔ Share ✔

FAKTOR PENUNJANG SUKSES


FAKTOR PENUNJANG SUKSES
Kumpulan Adlibs : Buya Dive dRadioman
Markas BDRS, 19 Agustus 2013.



 


Bismillaahirrohmaanirrohiim;
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh.


Sahabat kami yang di sayang Allah subhanahu wa ta’ala…

Setidaknya terdapat 3 FAKTOR yang insyaAllah mempengaruhi seseorang menjadi sukses dan atau sebaliknya, sebagai berikut;

1. Faktor Genetik (Keturunan)

Perihal ini merupakan faktor internal yang (biasanya) sangat dominan mempengaruhi kepribadian seseorang. Apabila orangtuanya adalah sosok yang alim, taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala, memiliki akhlak yang mulia, insyaAllah anak-anaknya pun akan mudah menjadi seperti orangtuanya. Begitu pula sebaliknya, jika orangtuanya jahil dan senang melanggar syari’at, kemungkinan besar anaknya pun memiliki kecenderungan seperti orangtuanya. Tidakkah buah itu jatuh melainkan dekat dari pohonya..!?

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman; “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan berdo’alah: "Wahai Robb-ku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil." (Qs. al-Israa’ {17}:24).

Maka hendaklah para orangtua memperhatikan dengan sungguh-sungguh perihal kualitas dirinya, baik ilmu, amal, ketaatannya kepada Allah ta’ala, akhlak maupun kehalalan makanan dan minuman untuk keluarganya, serta hal-hal lainnya yang telah ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya. Sungguh bukan mustahil bahwa kemuliaan anak, diawali oleh kemuliaan kedua orangtuanya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman; “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Qs. an-Nahl {16}:97).

2. Faktor Lingkungan

Lingkungan merupakan faktor yang sangat besar dalam mempengaruhi kepribadian dan kesuksesan anak. Bahkan dalam banyak penelitian, lingkungan dapat memberikan sumbangsih sebanyak 60% sampai dengan 80% terhadap keberhasilan seseorang. Lingkungan yang di maksud adalah lingkungan sekolah dan pergaulan. Sedangkan lingkungan bawaan dari keluarganya hanya sebesar 20%.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda; “Seseorang itu tergantung ad-Diin teman dekatnya. Maka saksikanlah di antara kalian, siapa yang akan kalian jadikan teman dekat.” (al-Hadits).

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman; “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Qs. al-Hujuraat {49}:6).

Dikarenakan lingkungan sekolah dan pergaulan sangat dominan mempengaruhi tingkat kesuksesan seorang anak, maka orangtua hendaknya ‘memastikan’ sekolah yang di pilih adalah sekolah yang berkualitas, sehingga bersamanya anak-anak semakin cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Dengan kata lain, kurikulum sekolah tersebut lebih mengutamakan syari’at Islam ketimbang sekadar pengetahuan umum. Kemudian pola asuh yang di kembangkan pun mengedepankan akhlak Islami. Perihal ini berlaku bagi sekolah “regular” (pergi—pulang), apalagi apa yang di sebut “boarding school” (pesantren atau asrama).

3. Faktor Daya Dukung Potensial Seseorang

Seseorang yang memiliki keinginan untuk sukses hendaklah mengenal daya dukung potensi pribadinya dari dua sisi, yaitu bakat dan minatnya. Bakat artinya potensi bawaan yang dimiliki seseorang, sedangkan minat adalah kecenderungan yang ingin dicapai. Dengan mengenal potensi pribadi yang dimilikinya, menjadikan seseorang tersebut akan lebih mudah merih kesuksesan, tentu dengan batasan al-Qur’an dan as-Sunnah sebagai pemahaman utamanya.

Minat dan bakat itu dapat berkembang, bila anak memiliki kepribadian; selalu bersandar kepada Allah subhaanhu wa ta’ala, bersungguh-sungguh (tekun dan ulet dalam menjemput ilmu), rajin beribadah, rajin belajar, bekerja keras, tidak mudah mengeluh, senang dengan tantangan, sabar dan selalu berusaha untuk berakhlak mulia, serta harus mampu mengorbankan masa muda dari unsur hura-hura dan sikap santai dalam mengahbiskan waktu.

Sangatlah indah dan bernilai tinggi bagi kita, ketika memperhatikan nasihat Imam Syafi’iy yang mengatakan; “Saudaraku, engkau takkan mendapat ilmu kecuali dengan 6 hal: ikhlas, semangat, bersungguh-sungguh, terpenuhi sarana belajar, senantiasa menyertai guru, dan waktu yang lama.”

Adapun anak-anak yatim, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan sebagaimana anak-anak lain yang memiliki orangtua lengkap. Bahkan, tidak sedikit anak yatim lebih berhasil dibandingkan mereka.

Maka berbahagialah duhai anak-anak yatim, sebab al-Islam memuliakan kalian. Bersyukurlah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, dan ingat lantaran izin-Nya pula sehingga kalian ada di dunia dengan dititipkan melalui kedua orangtua. Semoga kalian menjadi hamba-Nya yang ditakdirkan menjadi orang yang sukses di dunia dan di akhirat. Semoga pula dengan kehadiran kalian menjadi sebab banyaknya hamba Allah ta’ala yang berinfaq di jalan-Nya, serta menjadi sebab banyaknya kebaikan bagi hamba-Nya yang lain.

Sedangkan bagi kalian yang masih memiliki kedua orangtua, berbahagia dan bersyukurlah kepada Allah ta’ala, karena masih mendapat perhatian dan kasih sayang yang utuh dari keduanya. Berbuat baiklah kepada mereka dengan bertqwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala, dan berakhlak baik kepada kedua orangtua, serta rajinlah dalam menuntut ilmu diin Islam yang mulia ini.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman; "Dan Robb-mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." (Qs. al-Israa' {17}:23).

Subhanallah, sesunguhnya kesuksesan dapat diraih atas pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala, melalui perjuangan yang sungguh-sungguh dan usaha keras dari orang yang ingin meraih kesuksesan itu sendiri, tidak terkecuali anak yatim.

Wallahu tabaroka wa ta’ala a’lam.




L♥ve and respect;
Success is Syari'at Islam, not the other!
Buya Dive Crew
Feel Free To Like ✔ Tag ✔ Share ✔


NOTE :

# S E S A T N Y A  R A M A L A N
{ Seri Buya Dive Radio Demo Program }

https://soundcloud.com/jeanny-dive/sets/sesatnya-ramalan-seri-buya
 


# SYARI’AT ISLAM ADALAH KEMUTLAKAN

Minggu, 18 Agustus 2013

KURSUS PENYIAR RADIO PROFESIONAL

KURSUS PENYIAR RADIO PROFESIONAL
Bersama : Buy@dIVe™ | RAD♪O Broadc♫sting Speci♫list 
Studio BDRBS, 18 Agustus 2013.



 


Bismillaahirrohmaanirrohiim;
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh.


Sahabat Pecinta Siaran Radio…

Buy@dIVe™ | RAD♪O Broadc♫sting Speci♫list kembali menyelenggarakan pembelajaran dan pelatihan Ilmu Siaran Radio Profesional. Adapun konten pembelajaran dan pelatihan yang akan dilaksanakan selama 12 (d.u.a.b.e.l.a.s.) kali p.e.r.t.e.m.u.a.n. atau selama 1 (satu) bulan penuh, bertujuan untuk optimalisasi setiap peserta (calon radio broadcaster), agar ia benar-benar paham hingga mahir terhadap 3 divisi utama bidang kepenyiaran siaran radio professional yang meliputi;

{1}. Radio Program.
{2}. Radio Production.
{3}. Radio DJ.

Apabila anda benar-benar ingin menekuni Ilmu Siaran Radio Profesional ini dengan serius, untuk selanjutnya berkarya dan berkarier lewat banyak profesi yang ditawarkan oleh disiplin ilmu ini, silakan daftarkan diri anda dengan memenuhi beberapa syarat (utama) sebagai berikut;

{A}. Lelaki atau Perempuan yang telah menamatkan pendidikan SMA dan sejenisnya.
{B}. Tidak cacat suara dan mendapat izin dari orangtua.
{C}. Akan lebih baik jika mampu berbahasa Indonesia—daerah—atau asing dengan baik.
{D}. Senang belajar dan berlatih, karena anda benar-benar mencintai profesi ini.
{E}. Memiliki alat bantu (pribadi) untuk latihan dan praktek berupa laptop atau notebook.
{F}. Membayar biaya pembelajaran dan pelatihan Ilmu Siaran Radio Profesional sebesar Rp. 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah), yang dibayar oleh calon peserta setelah ia kami nyatakan layak mengikuti paket pelatihan dan pembelajaran yang diselenggarakan.



Buy@dIVe™ | RAD♪O Broadc♫sting Speci♫list
Management ☑ Training ☑ Consultant ☑
Jl.Timo Terusan No. 9g Komp. PLN Duren Tiga Jakarta Selatan 12760
Hotline • 081295904566 • 02193660030 • BB Pin 23AB0173 •

Terima kasih dan selamat bergabung…



VIDEO KURSUS PROFESIONAL RADIO “PROGRAM—PRODUCTION—DJ”




MAAF; JANGAN NGAKU PROFESIONAL RADIO PROGRAMER ATAU RADIO PRODUCTION JIKA ANDA AWAM DAN ATAU TIDAK MAMPU MENGEMAS & MEMPRODUKSI SUATU BENTUK RADIO PROGRAM, SEMISAL BERIKUT INI...

Catatan sang Penyiar II 
(Selamat Jalan Deasy-ku Sayang)



Buya Dive dRadioman - Sekilas Kenangan Tentang Michael Jackson



Didadaku Ada Kamu
(Magic Production by Buya Dive dRadioman)



CINTA, KAMU SALAH BESAR JIKA DEMIKIAN…!?
Episode A : Segment 01 S/D 09




CINTA, KAMU SALAH BESAR JIKA DEMIKIAN…!?
Episode B : Segment 10 S/D 17


 
N.O.T.E. :

Dengan metodologi pembelajaran dan pelatihan yang sama khusus untuk training dan pengelolaan siaran radio di daerah, insyaAllah dapat dikerjakan melalui durasi waktu yang lebih singkat (8 kali pertemuan nonstop), dan di ikuti minimal oleh 6 orang talent. Keterangan lebih lengkap silakan menghubungi nomer-nomer tersebut di atas. Terima kasih.


Debilitas Siaran Radio Di Indonesia



Need Help...!?

Buy@dIVe™ RAD♪O Broadc♫sting Speci♫list
Management ☑ Training ☑ Consultant ☑
Hotline • 081295904566 • 02193660030 • BB Pin 23AB0173 •


 

Rabu, 06 Maret 2013

JANGAN LALAIKAN SHOLAT

JANGAN LALAIKAN SHOLAT
Kumpulan Audio Nasihat Mendirikan Sholat

Studio BDRBS, 6 April 2013



 


Bismillaahirrohmaanirrohiim;
Assalamu'alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh.

 

P.R.O.L.O.G.

Sahabat kami yang di sayang Allah subhanahu wa ta'ala...

Adapun komunikasi tulisan yang di kemas dengan "special audio production" ini, merupakan salah satu di antara konten produksi siaran kami. Dengan demikian, ideasi ini diharapkan semakin melengkapi komunikasi Islami yang diselenggarakan, yakni jikalau sahabat malas untuk membaca, maka silakan dengarkan audionya. Begitu pula sebaliknya, wa barakallaahu fiekum...

A.R.G.U.M.E.N.T.A.S.I.

Sahabat, kita sering membaca kalimat-kalimat sebagai berikut; "Seorang pelajar ditemukan tewas gantung diri. Seorang suami menyiram wajah istrinya dengan air panas. Lantaran cintanya di tolak, seorang pemuda nekad memanjat tower listrik. Bayi perempuan ditemukan dekat lintasan kereta api."

Atau berita lainnya seperti, "Seorang anak membunuh ibunya sendiri gara-gara terlambat mendapatkan uang jajan. Seorang kakek memutilasi korbannya sangat sadis. Seorang gadis melompat dari gedung tinggi. Kasus perceraian artis ini dan itu kembali di gelar, dan seterusnya."

Apa yang ingin dijelaskan oleh fenomena seperti ini !?

FENOMENA itu menjelaskan suatu perkara TENTANG IMAN yang begitu RAPUH, sekaligus menjadi indikasi akan 'sakit jiwa' masyarakat di kehidupan modern. sebab penyakit "Wahn" telah merasuki keimanan mereka, sehingga mereka pun kadung mempercayakan kebutuhan jiwanya pada kebendaan.

Adapun hikmah yang dapat kita petik, bahwa untuk mengurus jiwa, kita tidak bisa melakukannya dengan santai atau membiarkan nafsu. Ketahuilah bahwa jiwa masing-masing kita diciptakan oleh Allah ta'ala, Dzat Yang Palingmengetahui kebutuhan-kebutuhan jiwa.

SHOLAT adalah kebutuhan jiwa. Sebab mustahil dalam perjalanan hidup seseorang tidak memiliki kebutuhan kepada Allah, baik kebutuhan untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Di kota-kota besar, tidak sedikit orang yang bertanya sendiri dalam hatinya, “Hidup ini untuk apa? Ketika sudah di puncak? Ketika semuanya sudah diperoleh dan sangat berlebih? Tetapi mengapa seperti terus saja terasa ada yang belum tuntas dan belum terjawab dengan tuntas? Seperti ada yang belum terselesaikan?” Pesona gemerlap material, prestise, terbukti membuat pemburunya kecewa !?

Kata orang, itulah fenomena “sakit jiwa” dalam kehidupan modern. Bentuk kekosongan spiritual ‘insan berdasi’, lantaran tidak tepat memilih dan memutuskan tujuan hidup. Kecenderungan hidup untuk memiliki, bukan untuk menjadi bermakna dengan member. Kebanyakan mereka mempersepsikan, aktifitas member dan berkorban itu diartikan kehilangan, bukan mendapatkan. Sungguh dunia yang seperti ini tenggelam dalam kubangan lumpur materialisme.

Di antara tarikan-tarikan materi terlalu kencang, tingkat kepuasan yang tidak bermuara semakin memicu kompetisi yang tidak sehat. Orang tidak segan-segan lagi menghalalkan sega cara untuk memuluskan ambisi pribadinya. Hampanya keimanan terjadi disana-sini, sehingga Allah ta’ala menawarkan SHOLAT sebagai solusi paling istimewa untuk menggapai kebahagiaan hakiki. Ketika seorang mukmin melakukan sholat, maka ia tidak hanya melakukan ibadah terindah dengan pahala luar biasa, namun ia juga telah memenuhi kebutuhan ruhnya, serta menemukan kepuasan spiritualnya yang menjadi buruan banyak orang.

S.O.L.U.S.I.

Untuk itu sahabat, semoga komunikasi Islami yang di rangkum melalui “Seri Renungan Untuk Mendirikan Sholat” ini, diharapkan dapat memotivasi kita semua bahwa SHOLAT merupakan ibadah yang menjamin ibadah-ibadah lainnya menjadi turut baik pula jadinya. Wallahu tabaroka wa ta’ala a’lam…



 



Success is Syari'at Islam, not the other!
Di adlibskan dari kitab "Jangan Lalaikan Sholat"
Karya : Al-Ustadz Muhamad Yasir
Adlibs by : Mujahidah Broadcaster Dakwah
Voice by : Buy@dIVe~ dRadioman


Senin, 12 September 2011

KUNCI SUKSES PROFESIONALISME



KUNCI SUKSES 
PROFESIONALISME
Jakarta, 11 September 2011



Bismillaahirrohmaanirrohiim;
Assalamu'alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh


Sahabat kami yang di rahmati oleh Allah subhanahu wa ta'ala...

Mungkin sahabat pernah memperhatikan atau membaca sebuah 'statement' yang saya tuliskan, sebagai berikut: "Success is Syariat Islam, Not The Others...!"

Sesungguhnya pernyataan itu bukan sekadar 'lips service' atau (lebih tepatnya) bukan sekadar pengakuan diri sebagai umat Islam saja. Akan tetapi ke-kaffah-an kita terhadap perintah dan larangan dien Islam harus sejalan bersama syahadat yang sudah dilakukannya, ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, hendaknya kita tidak berhenti hingga pelaksanaan ibadah 'mahdoh' saja, melainkan juga dilanjutkan kepada seluruh aktifitas kehidupan secara keseluruhan. Apakah itu dalam ruang lingkup diri pribadi, keluarga, hingga masyarakat yang lebih luas lagi.

Maka bersama syariat Islam yang ditunaikan secara 'kaffah' dalam kehidupan kita, insyaAllah kesuksesan (keselamatan) bagi dunia pun merupakan keniscayaan, sedangkan untuk perkara akhirat merupakan KEPASTIAN.

Melalui tayangan video di bawah ini, saya memang mempresentasikan prinsip di atas kepada dunia kepenyiaran. Namun sebenarnya ia juga berlaku bagi seluruh disiplin ilmu yang ada di dunia ini, wallahua'lam bish-showab...

Selamat mengikuti, insyaAllah barokah dan manfaat...






L♥ve and respect;
Success is Syari'at Islam, not the other!
Posting by : Mujahidah Broadcaster Dakwah
Feel Free To Like ✔ Tag ✔ Share ✔

TITIK TEMU UNTUK PERKARA MUSIK & LAGU


TITIK TEMU 
UNTUK PERKARA 
MUSIK DAN LAGU
Jakarta, 12 September 2011



Bismillaahir rohmanir rohiim 
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wa barokaatu


Sahabat kami yang mencintai ukhuwah dan dirahmati oleh Allah ta'ala...

 

Sesungguhnya perkataan – baik berupa tulisan maupun ucapan – itu mempunyai bobot dan pengaruh. Jika perkataan-perkataan yang indah dan baik maka tentu pengaruh yang ditimbulkannya juga adalah pengaruh yang baik. Jika perkataan itu perkataan yang buruk maka tentu hasil dan pengaruh yang ditimbulkanya adalah hasil dan pengaruh yang buruk. Allah swt telah berfirman di dalam surah Ibrahim ayat (24-27),  

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Rabb-nya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sediktipun. Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang lalim dan memperkuat apa yang dia kehendaki."

Terkadang perkataan lisan lebih kuat pengaruhnya dibandingkan perkataan yang berupa tulisan. Karena, pada kalimat lisan berkumpul pengaruh lisan itu sendiri dan pengaruh orang yang menyampaikannya yang terpantul pada ucapan-ucapannya. Jika perkataan-perkataan lisan tersebut disampaikan dalam bentuk syair maka pengaruh yang ditimbulkannya semakin bertambah karena adanya sanjak (keteraturan kata). Kitab Silah asy-Syi’r secara panjang lebar membahas segi ini. Rasulullah saw bersabda,Sesungguhnya sebagian syair itu mengandung hikmah.”

Jika perkartaan tersusun rapi itu diucapkan dalam bentuk yang indah dan menarik, sebagimana yang kita lihat pada lagu-lagu, maka pengaruh yang ditimbulkannya akan semakin bertambah. Orang-orang dahulu meriwayatkan bahwa mereka mengobati orang yang sakit empedu dengan cara memperdengarkan suara-suara indah kepadanya. Dengan begitu, orang tersebut menjadi sehat kembali. Seorang anak yang menangis dalam buaian karena merasa sakit, akan diam dan tertidur apabila diperdengarkan kepadanya suara-suara yang merdu dan indah.
 

Bahkan, suara yang merdu mempunyai pengaruh kepada binatang yang tidak berakal. Sejak berabad-abad yang lalu bangsa Arab telah membuat satu cara untuk mendorong unta tunggangannya supaya mau bergerak, yaitu dengan cara memperdengarkan lagu kepadanya. Dengan begitu, unta itu mau bergerak dan giat di dalam menempuh perjalanan. Seorang kusir kadang menyuruh untanya bergerak dengan menggunakan lagu-lagu yang merdu, sehingga unta itu terus bergerak tanpa merasa sakit, hingga akhirnya sakit dan mati. Rasulullah saw pernah menyuruh Anjasyah, kusir untanya, untuk perlahan-lahan menggerakkan untanya. Maksud Rasulullah saw adalah agar kusirnya itu tidak berlebihan dalam mendorong dan memperdengarkan lagu kepada untanya, sehingga unta itu tidak terlalu cepat bergerak, di mana hal itu akan mengganggu dan membuat lelah para wanita yang berada di atasnya.


Imam Ghazali di dalam kitabnya Ihya ‘Ulum ad-Diin mengatakan, “Orang yang tidak tergerak oleh musim semi dengan segala bunga-bunga yang tumbuh di dalamnya adalah orang yang telah rusak cita rasanya, dan tidak dapat disembuhkan”. Tatkala Allah swt berfirman,Sesungguhnya suara yang paling buruk adalah suara keledai.” (QS. Luqman: 19) maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa suara yang buruk akan menyebabkan orang terganggu dan lari. Pada saat yang sama, kita juga dapat memahami bahwa suara yang indah dan merdu akan menarik dan memberikan pengaruh. Sungguh Allah mempunyai tujuan pada setiap ciptaan-Nya.

Nyanyian atau lagu, pada hakikatnya adalah sebilah senjata yang mempunyai dua sisi tajam. Terkadang nyanyian itu digunakan untuk sesuatu yang benar dan bermanfaat, kadang kala pula digunakan untuk sesuatu yang merusak dan membahayakan. Jika pada nas-nas agama kita mendapatkan banyak sekali ucapan yang berkaitan dengan nyanyian dan lagu ; yang sebagiannnya secara gamblang mengecam nyanyian, sementara sebagiannya lagi menguatkan dan membolehkan, maka sebenarnya TIDAK ADA PERTENTANGAN di antara ucapan tersebut. Kedua ucapan tersebut dapat dipertemukan. Karena, sebagiannya melengkapi sebagian yang lain.

Adapun para ulama yang mengecam lagu, maka sesungguhnya yang mereka maksud adalah lagu-lagu yang mendatangkan kerusakan dan ke-fasad-an. Yaitu semua jenis lagu yang berisi syair-syair yang membangkitkan selera rendah, tidak berfaedah, dan cabul. Sedangkan para ulama yang mendorong dan membolehkan lagu, maka yang dimaksud oleh mereka adalah lagu-lagu yang terpuji, yang akan mendorong dan mambangkitkan emosi-emosi kebajikan, dan perasaan-perasaan yang mulia dalam diri manusia.

Perlu diperhatikan bahwa banyak nyanyian yang sering kita dengar yang perlu diluruskan. Karena, kebanyakan tidak mengiktui batasan-batasan yang kita harapkan pada nyanyian yang baik dan terpuji. Kebanyakan nyanyian tersebut berkisar pada masalah dorongan-dorongan emosi dan hal-hal yang berhubungan dengan syahwat dan kelezatan.

Pada kenyataannya kita membutuhkan pelurusan arti cinta yang banyak di jadikan tema lagu. Kebanyakan mereka telah membatasi arti cinta itu hanya pada cinta antara seorang laki-laki dan seorang wanita. Kita menginginkan dari mereka muncul lagu-lagu yang berbicara mengenai kecintaan kepada Allah, Dzat Yang Maha Esa yang telah menciptakan langit dan bumi, dan telah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang telah ditentukan.

Kita juga menginginkan dari mereka muncul lagu-lagu yang berbicara mengenai kecintaan kepada Rasulullah saw sebagai contoh manusia yang paling luhur, yang telah menghabiskan hidupnya dalam berjuang di jalan Allah swt, dan berperang demi kemuliaan manusia, sehingga Rabb-nya berkata kepadanya, dan tidaklah Kami mengutus kamu kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS Al-Anbiya: 107) kita juga mengharapkan nyanyian-nyanyian yang berbicara mengenai kecintaan terhadap orng tua yang telah berjuang dengan susah payah dalam mendidik dan membesarkan anaknya, sehingga Allah swt berfirman, Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al-Isra’: 23). Demikian juga pada ayat lain,Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-kulah tempat kembalimu.” (QS’ Luqman: 14)

Kita juga menginginkan lagu-lagu yang berbicara mengenai kecintaan akan tanah air. Salah satu atsar Islam mengatakan, “Cinta tanah air itu adalah sebagian dari iman.” Demikian juga, kita mengharapkan lagu-lagu yang berbicara mengenai kecintaan terhadap alam, yang telah mempertunjukkan kepada kita kerajaan langit dan bumi, dan juga memberikan kepada kita bukti-bukti tentang keberadaan Dzat Maha Pencipta, dan juga kekuasaan-nya di dalam menciptakan alam jagat raya.

Begitu juga, kita mengharapkan lagu-lagu yang berbicra mengenai kecintaan seorang suami terhadap istrinya dan juga kecintaan di antara keduanya, yang merupakan hubungan yang diberkahi oleh Allah. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman di dalam surah ar-Rum ayat (21),

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan di jadikan-Nya di antara mu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”

Kita berharap akan munculnya lagu-lagu yang berbicara mengenai kecintaan terhadap keluarga, sehingga seseorang merasa terkait dengan keluarganya. Dengan begitu, akan terwujudlah sabda Rasulullah saw yang berbunyi, “sebaik-baiknya kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan aku adalah yang terbaik di antaramu terhadap keluarga.”

Kita mengharapkan adanya lagu-lagu yang berbicara mengenai kecintaan seorang murid terhadap gurunya, sehingga hubungan yang mulia di antara murid dengan gurunya semakin bertambah kuat dan erat.
 

Sesungguhnya lagu dan nyanyian itu TIDAK DI LARANG oleh dien jika mengandung kata-kata yang mendorong KEPADA KEBAJIKAN, atau mengingatkan akan keutamaan. Namun, lagu atau nyanyian akan menjadi HARAM jika mendorong kepada PERBUATAN DOSA & KEMUNGKARAN.

Sesungguhnya Allah mengatakan kebenaran dan Dia memberikan petunjuk kepada jalan yang benar.

 


Love and Respect;

Buy@dIVe~ dRadioman